SALJU karya : Subagio Sastrowardojo

Diposting oleh PERJALANAN SANG MERPATI PUTIH pada 21:09, 05-Sep-15  •  Komentar (0)

Asal mula adalah salju
sebelum tercipta Waktu
sentuhan perawan seringan kenangan
adalah semua yang disebut bumi
dan udara terus bicara
sebab bicara tak pernah berhenti
dan salju jatuh seperti mimpi
Angin kutub memanjang selalu
dan meraba tanpa jari
dan di ambang anjing belang menggonggong
sia sia membuka pagi
hanya geliat bayi sudah terasa
pada dinding tua dekat musim binasa
dan salju melebari hari
Bangunnya Waktu bersama penyesalan
ketika manusia dengan mukanya yang jelek
meninggalkan telapak kakinya di salju

pada setiap langkah menetes darah
sedang gelegar bintang berpadu ringkik kuda
terlempar damba ke angkasa
Pada saat begini terjadi penciptaan
ketika orang bungkuk dari gua di daerah selatan
menghembuskan napas dan bahasa
bagi segala yang tak terucapkan
sedang selera yang meleleh dari pahanya
menerbitkan keturunan yang kerdil
dengan muka tipis dan alis terlipat
suaranya serak meniru gagak menyerbu mangsa
Dengan tangan kasar digalinya kubur
di salju buat tuhan-tuhannya yang mati
dan di lopak-lopak air membeku
mereka cari muka sendiri terbayang sehari
di antara subuh dan kilat senja
sebelum kebinasaan menjadi mutlak
dan salju turun lagi menghapus semua rupa
dalam kenanaran mimpi

 


=SUBAGIO SASTROWARDOJO=

LAHIR SAJAK karya : Subagio Sastrowardojo

Diposting oleh PERJALANAN SANG MERPATI PUTIH pada 21:05, 05-Sep-15  •  Komentar (0)

Malam yang hamil oleh benihku
Mencampakkan anak sembilan bulan
Ke lantai bumi.
Anak haram tanpa ibu membawa dosa pertama di keningnya.
Tangisnya akan memberitakan
kelaparan dan rinduku, sakit dan matiku.
Ciumlah tanah yang menerbitkan derita.
Dia adalah nyawamu.




=SUBAGIO SASTROWARDOJO=

NAWANG WULAN karya : Subagio Sastrowardojo

Diposting oleh PERJALANAN SANG MERPATI PUTIH pada 21:03, 05-Sep-15  •  Komentar (0)

(Yang Melindungi Bumi dan Padi)   Jangan bicara denganku dengan bahasa dunia Aku dari sorga Jangan sentuh tubuhku dengan tubuh berdosa Aku dari sorga   Sambut aku dengan bunga Itu darah dari duka dan cinta Bunga buat bayi yang baru lahir dari rahim ibu Bunga buat kekasih yang manis merindu Bunga buat maut yang diam menunggu   Tapi jaga anak yang menangis tengah malam minta susu Tapi jaga ladang yang baru sehari digaru Anak minta... [Baca selengkapnya]

NYANYIAN LADANG karya : Subagio Sastrowardojo

Diposting oleh PERJALANAN SANG MERPATI PUTIH pada 21:02, 05-Sep-15  •  Komentar (0)

Kau akan cukup punya istirah
Di hari siang. Setelah selesai mengerjakan sawah
Pak tani, jangan menangis

Kau akan cukup punya sandang
Buat menikah. Setelah selesai melunas utang
Pak tani, jangan menangis

Kau akan cukup punya pangan
Buat si ujang. Setelah selesai pergi kondangan
Pak tani, jangan menangis

Kau akan cukup punya ladang
Buat bersawah. Setelah selesai mendirikan kandang
Pak tani, jangan menangis




=SUBAGIO SASTROWARDOJO=

PIDATO DI KUBUR ORANG karya : Subagio Sastrowardojo

Diposting oleh PERJALANAN SANG MERPATI PUTIH pada 21:00, 05-Sep-15  •  Komentar (0)

Ia terlalu baik buat dunia ini.
Ketika gerombolan mendobrak pintu
Dan menjarah miliknya
Ia tinggal diam dan tidak mengadakan perlawanan
Ketika gerombolan memukul muka
Dan mendopak dadanya
Ia tinggal diam dan tidak menanti pembalasan.
Ketika gerombolan menculik istri
Dan memperkosa anak gadisnya
Ia tinggal diam dan tidak memendam kebencian.
Ketika Gerombolan membakar rumahnya
Dan menembak kepalanya
Ia tinggal diam dan tidak mengucap penyesalan.
Ia terlalu baik buat dunia ini




=SUBAGIO SASTROWARDOJO=